Sunday, 19 January 2014

Ekonomi Dunia dan Suhu Politik Warnai Ekonomi RI 2014

Kondisi perekonomian Indonesia tahun 2014 dinilai akan berada dalam kondisi terpuruk.Hal ini terjadi karena dipengaruhi oleh perekonomian dunia yang cenderung tidak stabil. Kondisi perekonomian dunia yang masih belum stabil, serta suhu politik yang cenderung meningkat menjelang pemilu 2014, menjadi sejumlah isu utama yang akan mewarnai kondisi perekonomian dalam negeri tahun mendatang.

Suhu politik Indonesia menjelang pemilu diperkirakan akan meningkat. Namun, hal ini diperkirakan tidak akan berpengaruh besar terhadap perekonomian Indonesia. Fundamental ekonomi diyakini masih cukup kuat untuk menghadapi ketidakpastian politik dan ekonomi baik dari dalam negeri maupun global. Salah satu indikatornya adalah permintaan domestik yang masih cukup kuat, yang didukung oleh jumlah kelas menengah yang terus meningkat.

Indikator positif lainnya  di 2014 adalah masih tetap tingginya minat investor asing untuk terus berinvestasi di Indonesia. Hal ini didorong oleh berkurangnya tekanan inflasi dan potensi penguatan rupiah terhadap dolar AS. Ini yang membuat optimisme dalam menyongsong dan menghadapi tahun 2014

Krisis ekonomi yang terjadi di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat, sedikit banyak berdampak pada perekonomian Indonesia. Pemerintah Indonesia pun telah mengeluarkan sejumlah kebijakan ekonomi untuk mengantisipasi hal ini.

Selain itu, BI selaku regulator perbankan nasional, juga telah menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) beberapa kali hingga mencapai level 7,25%. Langkah ini dilakukan BI sebagai upaya untuk menekan ekspektasi kenaikan laju inflasi serta upaya untuk menjaga kestabilan nilai tukar rupiah.

Terdapat dua penyebab yang membuat kondisi perekonomian nasional terpuruk. Penyebab itu adalah kenaikan harga minyak dunia yang mendorong subsidi membengkak serta merosotnya nilai tukar rupiah yang melipatgandakan nilai utang luar negeri.Pemicu utamanya adalah pembengkakan subsidi energi yakni subsidi BBM dan listrik. Belanja subsidi energi di RAPBN 2014 melonjak Rp 44,1 triliun, dari Rp 284,7 triliun menjadi Rp 328,7 triliun.

Utang luar negeri semakin membengkak lantaran nilai tukar rupiah terhadap dolar semakin merosot. Tetapi, ungkap dia, pemerintah justru mengambil solusi untuk menutup pengeluaran dengan cara semakin memperbanyak utang luar negeri maupun dalam negeri.

Data Bank Indonesia menunjukkan posisi surat utang negara sampai dengan Oktober 2013 mencapai Rp 915,175 triliun. Sementara posisi utang luar negeri pemerintah USD 123,212 miliar.
Dengan demikian pada tingkat kurs 12.000 maka total utang pemerintah secara keseluruhan adalah Rp 1.478,544 triliun utang luar negeri ditambah Rp. 915,175 triliun utang dalam negeri. Sehingga utang pemerintah keseluruhan adalah Rp 2.393,719 triliun.

Pemerintah menargetkan akan menambah utang mencapai Rp 345 triliun pada tahun 2014. Sebanyak Rp 205 triliun akan ditarik melalui surat berharga untuk menutup defisit fiskal 2014 dan sisanya sebanyak Rp 140 triliun digunakan untuk melunasi utang lama yang jatuh tempo.

Cara pemerintah mengatasi masalah dengan menumpuk utang akan semakin menambah masalah perekonomian di masa yang akan datang, memperburuk fundamental ekonomi dan meningkatkan kerentanan nilai tukar.

Tuesday, 14 January 2014

Perkembangan Bisnis Properti Indonesia Di Tahun 2014

Kondisi bisnis di properti sedang dalam kondisi waspada. Alasannya, saat ini kondisi perekonomian Indonesia sedang dalam gejolak. Gejolak tersebut terkait dengan kondisi suku bunga bank yang relatif tinggi akibat melemahnya rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.
Dikhawatir kalau kondisi ekonomi kita akan terus memburuk . Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih di atas lima persen, bisa dikatakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia masih bagus. Keberlangsungan bisnis properti ini tak hanya tergantung pada tingkat suku bunga dan gejolak kurs rupiah, namun juga tergantung pada harga dan keberlangsungan bahan baku. Oleh karena masih dalam kondisi waspada, disarankan agar pelaku usaha menerapkan sistem wait and see.
Wait and see ini artinya menunggu sampai ada momen perekonomian membaik. Membaiknya situasi perekonomian juga terkait dengan situasi politik. Ada baiknya jika pelaku usaha dan pemodal menunggu hingga momen Pemilu 2014. Sedangkan dalam jangka pendek bisa menunggu sampai nilai tukar rupiah menjadi stabil.
Pertumbuhan bisnis properti di Indonesia pada 2014 diperkirakan bakal melambat terutama pada produk apartemen dan perkantoran strata title (dijual bukan disewakan) . Sehingga bakal banyaknya pasokan properti di tahun depan namun tidak dibarengi dengan permintaan.
Pertumbuhan properti akan melambat. Secara umum pertumbuhan harga jual dan sewa agak melambat, pasokan jauh lebih banyak. Suplai lebih banyak dari demand. Para pengembang kan di tahun 2012 itu banyak melakukan pembangunan yang biasanya baru beroperasi di 2014. Sementara tahun ini para investor sudah banyak membeli properti sehingga tahun depan banyak properti jadi, banyak pasokan tapi nggak diikuti permintaan. Melambatnya sektor properti terutama akan terjadi di jenis apartemen dan kondominium, termasuk perkantoran.
Isu melemahnya ekonomi makro Indonesia dan luar negeri khususnya China dan Amerika Serikat berdampak pada pengembang properti dan konsumen. Mereka lebih memilih untuk menunggu saat yang tepat untuk mengambil keputusan terutama untuk sektor gedung perkantoran strata title, kondominium, dan perumahan.
Ada baiknya Indonesia belajar dari Singapura. Selama ini Singapura terbukti lebih baik dan handal dalam mengelola sistem public housing. Indonesia saat ini menjadi sebuah ceruk pasar properti yang sangat dinamis dan hot. Alasannya, sektor properti residensial maupun komersial sama-sama menunjukkan sebuah pertumbuhan yang sangat mengesankan.
Perkembangan sektor properti di  Indonesia, pencapaian sektor properti Indonesia, khususnya Jakarta, terlihat sangat mengesankan.
Pertumbuhan terjadi di hampir seluruh lini mulai dari permintaan, pasok, hingga harga. Properti residensial, dan juga komersial seperti pusat belanja, perkantoran, hotel serta kawasan industri melesat ke rekor tertinggi.

Thursday, 9 January 2014

Ingin Kaya di Usia Muda

Kekayaan dan hidup bergelimang harta merupakan impian yang menjadi dambaan banyak anak muda zaman sekarang. Tengok saja, banyak pemuda yang mendirikan bisnis kecil-kecilan atau menjadi selebritis dadakan agar bisa mencetak banyak uang sejak dini
Bagi para pemuda masa kini, menjadi kaya berarti memiliki banyak uang dan kehidupan mewah. Sayangnya, mayoritas anak muda hanya menjadikannya sebagai mimpi dan tidak berupaya keras menggapainya. Alhasil, Hasilnya, banyak pemuda yang saat memasuki usia tua masih kesulitan memenuhi kebutuhan finansialnya. Untuk itu, berikut lima tips yang bisa membuat anak muda kaya raya:

1. Mulailah mencari uang di usia muda
Salah satu tantangan terbesar saat keluar sekolah adalah para lulusan yang masih muda tidak memiliki cukup uang. Terlebih lagi, para pemuda yang baru bekerja biasanya hanya mendapatkan gaji kecil karena dianggap belum berpengalaman.
Artinya, mulailah mencari pekerjaan secepat mungkin agar Anda lebih siap menghadapi dunia karir. Dengan begitu, Anda bisa lebih cepat menghasilkan banyak uang di kemudian hari.
2. Menabung
Bagi Anda yang masih berusia muda, mulailah untuk rajin menyimpan uang tunai sebagai pegangan saat keluar sekolah. Dengan menabung, para siswa dan tenaga kerja muda dapat menyiapkan dirinya untuk merebut berbagai peluang baru yang tersedia.
Uang tabungan yang Anda sisihkan dapat menjadi kebutuhan yang sangat penting di kemudiah hari. Memiliki tabungan dalam bentuk tunai berarti para pemuda memiliki ketahanan finansial yang juga membantunya mencoba berbagai peluang karir.

3. Cari pengalaman sebanyak-banyaknya
Menabung memang bermanfaat, tetapi sebagai pemuda, Anda juga harus pandai-pandai memperhitungkan penggunaannya. Uang yang disimpan tak selamanya bertahan dan dapat terkuras dengan mudah.
Dekat dengan seseorang yang membantu Anda membuat keputusan merupakan hal yang sangat penting. Namun yang lebih penting dari masa muda adalah mengumpulkan pengalaman sebanyak-banyaknya.
Pengalaman dapat secara efektif membantu Anda mendapatkan pekerjaan berpenghasilan besar. Anda harus ingat bahwa kekayaan tidak datang dengan sendirinya, diperlukan kombinasi usaha, kerja keras, teknologi, bimbingan orang lain, dan tentu saja pengalaman yang berharga.
4. Buat pilihan cerdas untuk berbisnis
Bekal uang tunai, waktu yang baik serta keputusan tetap mengarahkan diri Anda yang berusia muda pada bisnis berpenghasilan tinggi. Berbagai bidang bisnis seperti komoditas, UKM, dan properti dapat menjadi mesin pencetak uang dalam jumlah besar.
Tentu saja selama Anda memilihnya dengan cerdas, bisnis apapun dapat menghasilkan banyak uang. Memang, berbisnis sangat erat kaitannya dengan berbagai risiko, tetapi jika Anda memahaminya dan melakukannya di waktu yang tepat serta cukup modal, bersiaplah untuk menjadi konglomerat.
5. Cari pendapatan lain
Tahap paling berisiko dalam mencari tambahan uang adalah saat Anda mengabaikan peluang yang tidak Anda minati. Padahal, di titik tertentu, kesempatan itu justru bisa menjadi alat pendulang pundi-pundi uang.
Maka jangan pernah menyerah dalam setiap kesempatan karir yang datang. Cobalah dan kenali bidang tersebut sehinggga Anda bisa memperoleh banyak bekal finansial di masa depan. Seringkali seseorang yang menaruh minatnya di bidang properti justru mencetak uang setelah bekerja di perusahaan software

Monday, 6 January 2014

Melemahnya Rupiah Di Tahun 2014

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih terus melemah hingga sepekan perdagangan di awal 2014. Rupiah tertekan setelah pelaku pasar lebih memilih mata uang yen merespon perlambatan kegiatan manufaktur China. Data kurs dari Bank Indonesia, Selasa (7/1/2014) mencatat pelemahan rupiah mencapai 12.262 per dolar AS. Rupiah melemah sekitar 32 poin dari penutupan sehari sebelumnya di level 12.230 per dolar AS. Pelemahan rupiah kali ini merupakan yang terendah di awal 2014. Rupiah sempat menembus level 12.270 per dolar AS jelang penutupan akhir 2013.Laju rupiah di bawah target support Rp 12.248 per dolar AS. Pelemahan rupiah juga tercatat dalam data perdagangan kurs Bloomberg. Rupiah pagi ini dibuka melemah di level 12.205 per dolar AS atau turun tipis 24 poin dari penutupan sehari sebelumnya.
Gerak rupiah sangat fluktuatif pada perdagangan sesi pagi dengan mencetak level terkuat di posisi 12.198 per dolar AS.Tekanan yang melanda rupiah memaksa mata uang Indonesia ini kembali bergerak melemah lebih dalam. Rupiah tercatat mencetak posisi terendah di level 12.269 per dolar AS.

Sunday, 5 January 2014

Hukum Bisnis


Hukum Bisnis dan Pengertiannya

Hukum bisnis merupakan peraturan yang mengawal pelaksanaan kegiatan dalam berbisnis  atau pelaksanaan kegiatan ekonomi. Di dalam pengaturan mengenai hukum bisnis termuat tata cara dan prosedur mengenai bagaimana menjalankan kebiasaan bisnis yang sebenarnya. Untuk memahami hukum bisnis, ada baiknya kita terlebih dahulu memahami hukum perdata dan hukum dagang secara umum. Sebab bidang hukum perdata dan hukum dagang merupakan dasar dari hukum bisnis. Hal ini penting, supaya kelak kita tidak mengalami kesulitan dalam memahami hukum bisnis secara mendasar.
Secara sederhana, hukum bisnis dapat didefinisikan sebagai peraturan-peraturan yang dibuat dalam rangka mengatur kegiatan bisnis. Tentu saja agar kegiatan bisnis dapat dijalankan secara adil. Untuk lebih jelasnya hukum bisnis dapat diartikan sebagai peraturan-peraturan yang tertulis yang dibuat oleh pemerintah dalam rangka mengatur, melindungi dan mengawasi seluruh kegiatan bisnis baik itu kegiatan perdagangan atau industri atau bidang jasa atau kegiatan lainnya yang berkaitan dengan keuangan dan sektor bisnis.

Latar Belakang Hukum Bisnis

Krisis ekonomi Indonesia pada tahun 1998 berdampak sangat buruk terhadap perkenomian negara kita. Hampir diseluruh sektor termasuk sektor industri baik industri besar maupun industri kecil merasakan dampak dari krisis ekonomi tersebut. Tidak sedikit pelaku hukum bisnis yang terpaksa gulung tikar karena tidak mampu bertahan dengan krisis ekonomi yang mendalam. Akibatnya, jumlah pengangguran meningkat secara pesat. Banyak perusahaan yang melakukan efisiensi dan restrukturisasi alias Pemutusan Hubungan Kerja (PHK massal). Harga bahan baku meningkat tajam sementara produksi barang dan jasa tidak laku sehingga membuat sektor ekonomi mikro dan makro sulit untuk bertahan.
Saat sekarang ini, perekonomian Indonesia telah berangsur-angsur pulih. Bisnis di Indonesia mulai menggeliat dan berkembang pesat. Beberapa jenis usaha dan bisnis yang dulunya sulit berkembang, saat ini malah tumbuh subur dan menjamur, terutama sektor telekomunikasi, waralaba dan pembiayaan.
Sektor komunikasi mampu berkembang disebabkan kemajuan teknologi yang berkembang pesat pula. Hal ini dapat dilihat pada produksi barang-barang seperti telepon genggam dan internet. Para pelaku bisnis di sektor ini bergairah karena melihat minat masyarakat yang sangat tinggi. Bermunculan pula operator seluler, seperti PT. Smartfren Telekom Tbk, PT. Axis Telekom Indonesia, PT. XL Axiata Tbk, dan sebagainya. Pada bagian hilirnya, bermunculan bak jamur bisnis gerai penjualan telepon genggam dan voucher pulsa di tengah-tengah masyarakat kita.
Jenis bisnis lain yang berkembang pesat adalah bisnis waralaba (franchise) yang dulunya didominasi oleh pelaku bisnis asing, seperti KFC, Mc Donald dan Pizza Hut. Saat ini telah ikut pula bersaing para pelaku bisnis lokal seperti Indomaret, Es Teller77 dan lain sebagainya. Selain itu mulai menggeliat pula bisnis properti yang melanda kota-kota besar seperti di jakarta telah banyak dibangun apartemen mewah yang ditujukan bagi masyarakat kelas menengah keatas. Di kota-kota lain di Indonesia juga berkembang usaha pembangunan perumahan, ruko dan pusat perbelanjaan. Perkembangan perekonomian di Indonesia dapat dicermati dari berkembangnya data  usaha mikro kecil dan menengah. Data tahun 2006 menunjukkan seluruh unit usaha di indonesia telah mencapai angka 45,7 juta unit usaha dan pada bulan juni tahun 2011 semakin berkembang menjadi 51 juta unit usaha.
Kondisi tersebut diatas melatarbelakangi lahirnya hukum bisnis sebagai salah bidang hukum di Indonesia. Hukum merupakan sosial kontrol sehingga diharapkan hukum bisnis juga mampu menjadi pengawal yang mengatur dan mengawasi dunia usaha di negeri ini. Dengan hadirnya hukum bisnis ditengah-tengah masyarakat, diharapkan para pelaku bisnis dapat terhindar dari kerugian bisnis. Selain itu, hukum bisnis juga diharapkan mampu untuk mencegah praktik monopoli lebih dini. Sebagai pengawal, hukum bisnis diharapkan mampu memberikan perlindungan dan keamanan bagi seluruh pelaku bisnis, konsumen dan masyarakat luas. Oleh karena itu, pelaku bisnis dan dunia usaha serta masyarakat luas pada dasarnya memang membutuhkan kehadiran hukum bisnis.

Peran Pemerintah dan Pengaturan Hukum Bisnis

Pemerintah dapat berperan untuk mewujudkan keadilan dalam dunia usaha dengan membentuk peraturan-peraturan atau hukum bisnis yang berlandaskan prinsip keadilan. Dengan adanya hukum bisnis yang adil maka hak dan kewajiban para pelaku  usaha dapat dilindungi. Dengan adanya hukum bisnis, pemerintah juga diharapkan mampu berperan untuk memberikan ketertiban dalam dunia bisnis. Keteraturan dan ketertiban dapat mendorong terciptanya kondisi usaha yang baik dan lancarnya lalu lintas perekonomian. Hal ini dapat memberikan dampak positif terhadap dunia  usaha.
Hukum bisnis juga memiliki tujuan untuk menciptakan kedamaian dalam melakukan kegiatan bisnis. Namun, hukum bisnis juga akan memberikan sanksi yang tegas terhadap mereka yang melanggar peraturan dalam hukum bisnis. Pemberian sanksi tersebut untuk memberikan jaminan kepastian hukum, penegakan keadilan sekaligus memberikan kesadaran kepada masyarakat. Dengan demikian masyarakat akan merasa yakin bahwa keberadaan hukum bisnis benar-benar bermanfaat dan dapat melindungi mereka.
Hukum bisnis mengatur dan melindungi para pelakunya agar tidak melakukan praktik kecurangan seperti monopoli dan persaingan usaha, penggelapan pajak dan lain sebagainya. Selain itu, hukum bisnis juga ditujukan untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat. Masyarakat sebagai konsumen atas barang dan jasa yang beredar dipasaran mesti mendapatkan perhatian dari hukum bisnis. Masyarakat telah sering menjadi korban dalam dunia bisnis. Telah sering ditemukan pelaku bisnis yang menciptakan dan memasarkan produk dibawah standar dan berbahaya bagi masyarakat.
Disinilah peran dan fungsi penting dari pemerintah sebagai penyelenggara negara, yakni melindungi warganya. Pemerintah dituntut agar mampu menciptakan dunia usaha yang jauh dari praktek-praktek kecurangan yang dapat merugikan pelaku bisnis dan masyarakat . Karena itulah kehadiran hukum bisnis dalam dunia usaha dipandang sebagai solusi yang tepat. Hukum bisnis mengatur berbagai bidang, antara lain : hukum kontrak, hukum perusahaan, hukum perlindungan konsumen, surat berharga, pasar modal serta hak dan kekayaan intelektual dan berbagai bidang bisnis lainnya.