Emas
diperdagangkan mendekati harga terendah selama dua pekan terakhir
karena dolar menguat dan menahan permintaan untuk alternative investasi.
Emas turun 0,1 persen menjadi 1,315.01 dollar . Penurunan hari ini
merupakan penurunan kelima secara berturut-turut sejak 1 Agustus . Perak
juga mengalami penurunan 0,8 persen menjadi 21,71 dollar per ounce ,
terendah sejak 17 Oktober.
Emas mencapai 1.306 dollar per ons pada tanggal 1 November , harga terendah sejak 17 Oktober.
Emas mengalami penurunan tahunan pertama dalam 13 tahun terakhir
karena beberapa investor kehilangan kepercayaan pada logam sebagai
penyimpan nilai.
Pekan lalu, Federal Reserve mengeluarkan 85 miliar dolar untuk pembelian obligasi bulanan.
Saham pada produk yang diperdagangkan di bursa emas mengalami
penurunan 6,5 metrik ton sampai 1,875.3 ton pada tanggal 1, terendah
sejak April 2010. (Dn)
- See more at:
http://emas-perak.com/harga-emas-mengalami-penurunan-selama-dua-minggu-terakhir-karena-dollar-as-menguat/#sthash.IDBu8IRI.dpuf
Emas
diperdagangkan mendekati harga terendah selama dua pekan terakhir
karena dolar menguat dan menahan permintaan untuk alternative investasi.
Emas turun 0,1 persen menjadi 1,315.01 dollar . Penurunan hari ini
merupakan penurunan kelima secara berturut-turut sejak 1 Agustus . Perak
juga mengalami penurunan 0,8 persen menjadi 21,71 dollar per ounce ,
terendah sejak 17 Oktober.
Emas mencapai 1.306 dollar per ons pada tanggal 1 November , harga terendah sejak 17 Oktober.
Emas mengalami penurunan tahunan pertama dalam 13 tahun terakhir
karena beberapa investor kehilangan kepercayaan pada logam sebagai
penyimpan nilai.
Pekan lalu, Federal Reserve mengeluarkan 85 miliar dolar untuk pembelian obligasi bulanan.
Saham pada produk yang diperdagangkan di bursa emas mengalami
penurunan 6,5 metrik ton sampai 1,875.3 ton pada tanggal 1, terendah
sejak April 2010. (Dn)
- See more at:
http://emas-perak.com/harga-emas-mengalami-penurunan-selama-dua-minggu-terakhir-karena-dollar-as-menguat/#sthash.IDBu8IRI.dpuf
Emas
diperdagangkan mendekati harga terendah selama dua pekan terakhir
karena dolar menguat dan menahan permintaan untuk alternative investasi.
Emas turun 0,1 persen menjadi 1,315.01 dollar . Penurunan hari ini
merupakan penurunan kelima secara berturut-turut sejak 1 Agustus . Perak
juga mengalami penurunan 0,8 persen menjadi 21,71 dollar per ounce ,
terendah sejak 17 Oktober.
Emas mencapai 1.306 dollar per ons pada tanggal 1 November , harga terendah sejak 17 Oktober.
Emas mengalami penurunan tahunan pertama dalam 13 tahun terakhir
karena beberapa investor kehilangan kepercayaan pada logam sebagai
penyimpan nilai.
Pekan lalu, Federal Reserve mengeluarkan 85 miliar dolar untuk pembelian obligasi bulanan.
Saham pada produk yang diperdagangkan di bursa emas mengalami
penurunan 6,5 metrik ton sampai 1,875.3 ton pada tanggal 1, terendah
sejak April 2010. (Dn)
- See more at:
http://emas-perak.com/harga-emas-mengalami-penurunan-selama-dua-minggu-terakhir-karena-dollar-as-menguat/#sthash.IDBu8IRI.dpuf
Emas
diperdagangkan mendekati harga terendah selama dua pekan terakhir
karena dolar menguat dan menahan permintaan untuk alternative investasi.
Emas turun 0,1 persen menjadi 1,315.01 dollar . Penurunan hari ini
merupakan penurunan kelima secara berturut-turut sejak 1 Agustus . Perak
juga mengalami penurunan 0,8 persen menjadi 21,71 dollar per ounce ,
terendah sejak 17 Oktober.
Emas mencapai 1.306 dollar per ons pada tanggal 1 November , harga terendah sejak 17 Oktober.
Emas mengalami penurunan tahunan pertama dalam 13 tahun terakhir
karena beberapa investor kehilangan kepercayaan pada logam sebagai
penyimpan nilai.
Pekan lalu, Federal Reserve mengeluarkan 85 miliar dolar untuk pembelian obligasi bulanan.
Saham pada produk yang diperdagangkan di bursa emas mengalami
penurunan 6,5 metrik ton sampai 1,875.3 ton pada tanggal 1, terendah
sejak April 2010. (Dn)
- See more at:
http://emas-perak.com/harga-emas-mengalami-penurunan-selama-dua-minggu-terakhir-karena-dollar-as-menguat/#sthash.IDBu8IRI.dpufSetelah dihantam keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) untuk
mempertahankan program stimulusnya, harga emas pekan lalu tercatat
merosot tajam. Lalu bagaimana dengan pekan ini.
Setelah dihantam keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) untuk
mempertahankan program stimulusnya, harga emas pekan lalu tercatat
merosot tajam. Lalu bagaimana dengan pekan ini.Harga emas pekan lalu tercatat merosot selama tiga hari berturut-turut.
Namun sepanjang Agustus, harga emas tercatat meningkat sebesar 6,3%.
Hasil survei mingguan Kitco News Gold Survey menunjukkan dari 19
responden, sebanyak 13 orang atau sekitar 68,4% memprediksi harga emas
akan anjlok. Sisanya sebanyak masing-masing 3 orang (15,8%) menilai
harga emas akan naik dan stabil.
Sebanyak 19 peserta yang terdiri
dari pedagang emas, perwakilan bank-bank investasi, para investor dan
analis pergerakan harga logam mulia itu terlibat dalam survei tersebut.
Sebelumnya,
para peserta survei mengatakan harga emas akan naik pada pekan lalu.
Faktanya pada penutupan perdagangan pada Jumat lalu, harga logam mulia
tersebut anjlok hingga US$ 44. Menurut para responden, harga emas akan
turun mengingat rendahnya inflasi khususnya di kawasan Eropa.
Harga
emas masih bisa bergerak antara US$ 1.360- US$ 1.430 per ounce.
Pergerakan harga emas masih akan dipengaruhi data-data Amerika Serikat
(AS) terkait isu
tapering dan aksi militer ke Suriah.
Tekanan
turun terhadap harga emas bisa didapat dari hasil data ekonomi AS yang
membaik yang akan banyak dirilis pekan depan seperti data ISM PMI
manufaktur dan non manufaktur, data neraca perdagangan dan data tenaga
kerja yaitu data ADP
non farm payroll, data klaim tunjangan pengangguran, data
non farm payroll dan data tingkat pengangguran.
Ekononi Eropa sulit untuk bangkit dan deflasi merupakan fokus utama.
Dengan begitu Uni Eropa akan menurunkan suku bunganya untuk mendorong
negara-negara di kawasan tersebut. Dalam jangka pendek, aksi tersebut
akan mempercepat aliran masuk dolar AS yang pastinya berdampak negatif
pada emas.
Pekan lalu lebih dari 50% partisipan memprediksi harga emas akan
menguat. Faktanya harga emas naik sekitar US$ 7 sepanjang minggu lalu.Sementara
itu, prediksi penurunan harga emas pekan ini dipicu kekhawatiran adanya
serangan militer ke Suriah . Harga emas akan turun
pekan ini melihat besarnya kemungkinan serangan ke Suriah.Sementara prediksi kenaikan harga emas dipicu sejumlah faktor potensial atas konflik Suriah.Tren
dari grafik mingguan menunjukkan kemungkinan harga emas untuk kontrak
pengiriman Desember masih berada di level US$ 1.422,3 per ounce.
Namun penurunan harga emas diprediksi tidak akan
berlangsung lama.Emas masih menjadi investasi yang memberikan
nilai lindung lebih besar dibandingkan aset lainnya. Sebaliknya, para partisipan yang yakin harga emas naik
mengukurnya dari kesalahan prediksi pasar pada keputusan The Fed.
Selain itu fokus pada investor pun beralih pada jadwal penentuan
penarikan dana stimulus The Fed.
Pergerakan harga emas pada
pertemuan dan pernyataan The Fed hanya berputar di satu sisi, fokus pada
penentuan tapering ke depannya. Mendengar keputusan The Fed
tersebut sudah tidak membuat pasar khawati lagi. Pasar emas sebaiknya
lebih fokus pada keputusan The Fed untuk menunda keputusannya hingga
tahun depan. Dengan
kondisi AS saat ini, The Fed tak akan memulainya
hingga Maret tahun depan setelah benar-benar lolos dari krisis nasional.