Sempat ditutup di Rp11.510 per USD kemarin, pagi ini nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan non-delivery forward kembali melemah. Rupiah kembali berada di level Rp11.700 per USD.Melansir Bloomberg,
Selasa (26/11/2013), Rupiah pada perdagangan NDF pagi ini melemah 260
poin atau 2,26 persen menjadi Rp11.770 per USD. Sementara Yahoofinance, mencatat Rupiah ada di kisaran Rp11.745 per USD.Minat beli terhadap
aset-aset berisiko di pasar global tidak berhasil bertahan lama setelah
dini hari tadi S&P terpangkas, bersamaan dengan euro per USD yang
jatuh 0,3 persen. Mata uang utama lainnya juga melemah terhadap
dolar AS seiring dengan kembalinya tren penguatan Dollar Index.
Pertumbuhan penjualan rumah AS diumumkan lebih buruk dibandingkan
harapan pasar. Walaupun sentimen membaik sehingga membawa kurs Rupiah NDF
menguat kemarin, namun kurs Jisdor Bank Indonesia (BI) terus dibawa
melemah sampai ke kisaran Rp11.722 per USD. Pelemahan indeks
saham dan mata uang Asia terhadap dolar AS sepertinya akan mewarnai
perdagangan hari ini. Pada Selasa malam akan diumumkan data harga rumah
AS dan juga Indeks Tingkat Keyakinan Konsumen AS.
No comments:
Post a Comment