Thursday, 7 November 2013

Rupiah terdepresiasi ke Rp11.403/USD

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pagi ini dibuka terdepresiasi seiring negatifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan akhir pekan. Kabar positif menguatnya cadangan devisa Indonesia tak cukup kuat menghadang kekhawatiran pelaku pasar terhadap pemangkasan program stimulus The Federal Reserves. Kondisi ini membawa nilai tukar rupiah dan obligasi pemerintah melemah selama dua hari berturut-turut.
Rupiah melemah 0,6% sepanjang pekan ini. Pada perdagangan hari ini, rupiah melemah 0,1% ke level 11.403 per dolar AS.Di luar negeri, kurs rupiah di pasar Non Delivered Forward untuk satu bulan ke depan juga melemah 0,8% sepanjang pekan ini. Pada hari ini, rupiah sedikit berubah ke level 11.378 per dolar AS.Rupiah di pasar kontrak diperdagangkan 0,2% lebih kuat dibandingkan pasar spot dalam negeri. Rata-rata pergerakan rupiah pada Oktober tercatat sebesar 0,9%.
Rupiah dihantam penguatan USD pasca dirilisnya data-data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang sebagian besar menunjukkan pertumbuhan positif.

Di sisi lain, laju nilai tukar euro yang kembali mengalami penguatan setelah rilis kenaikan indeks harga perumahan Inggris, pertumbuhan factory orders Jerman dan peningkatan services PMI di sejumlah wilayah Eropa turut memberikan imbas positif bagi USD. Rupiah di atas target support Rp11.436. Rentang Rp11.415-11.378  berdasarkan kurs tengah BI.Kekhawatiran membaiknya perekonomian AS akan memicu tapering The Fed yang bakal menarik dana asing keluar dan menekan nilai tukar rupiah.Stabilisasi penguatan nilai tukar rupiah kemungkinan akan berlangsung terus dengan kecenderungan menguat sampai akhir tahun.

Sementara itu, surat utang negara 5,625% yang berakhir Mei 2023 naik 12 basis poin sepanjang pekan ini ke level 7,79%.Dari dalam negeri, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) kembali melemah setelah sehari sebelumnya sempat menguat ke level 11.389 per dolar AS. Kurs tengah rupiah pada perdagangan hari ini berada di level 11.404 per dolar AS.

No comments:

Post a Comment