Nilai tukar rupiah yang sudah menembus Rp 11.700/US$ dianggap masih dalam posisi stabil. karena melihat
pergerakan rupiah yang tidak terlalu jomplang.
Saat ini dengan kebijakan pemerintah dan seluruh lembaga terkait, pergerakan rupiah lebih halus dengan kemungkinan penurunan Rp 30 atau Rp 50 per dolar AS.
Bagi pasar yang paling penting kestabilan. Ini yang dilakukan BI juga menyangkut kebijakan moneter yang mampu mengerem mendadak .
Kebijakan tersebut, juga mampu memperbaiki defisit fiskal yang sempat menyentuh 4,4% terhadap PDB atau sebesar US$ 9,9 miliar. Tahun lalu cuma 2,4% defisit fiskalnya, lalu tiba-tiba jungkir balik semua. Ini dilakukan secara gradual karena kita mau jaga current account.
Kebijakan moneter dikombinasikan dengan kebijakan di sektor riil , PPh impor dinaikkan, fasilitas ekspor dijalankan, juga kebijakan repatriasi profit. Step ini dilakukan terus.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, pada hari ini ditutup menguat 15 poin (0,12%) ke Rp 11.685-11.705 dari posisi kemarin Rp 11.700-11.715 per dolar AS.
Saat ini dengan kebijakan pemerintah dan seluruh lembaga terkait, pergerakan rupiah lebih halus dengan kemungkinan penurunan Rp 30 atau Rp 50 per dolar AS.
Bagi pasar yang paling penting kestabilan. Ini yang dilakukan BI juga menyangkut kebijakan moneter yang mampu mengerem mendadak .
Kebijakan tersebut, juga mampu memperbaiki defisit fiskal yang sempat menyentuh 4,4% terhadap PDB atau sebesar US$ 9,9 miliar. Tahun lalu cuma 2,4% defisit fiskalnya, lalu tiba-tiba jungkir balik semua. Ini dilakukan secara gradual karena kita mau jaga current account.
Kebijakan moneter dikombinasikan dengan kebijakan di sektor riil , PPh impor dinaikkan, fasilitas ekspor dijalankan, juga kebijakan repatriasi profit. Step ini dilakukan terus.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, pada hari ini ditutup menguat 15 poin (0,12%) ke Rp 11.685-11.705 dari posisi kemarin Rp 11.700-11.715 per dolar AS.
No comments:
Post a Comment