Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pagi ini dibuka
melemah seiring kembali melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
pada awal perdagangan. Posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg pagi ini di level Rp11.445/USD atau melemah 32 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.413/USD.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus melemah terhadap dolar AS bahkan menuju level Rp11.500, Senin (11/11/2013). Berdasarkan data Bloomberg Dollar Index, rupiah melemah 0,67% ke Rp11.490 per dolar AS pada pukul 09.03 WIB. Pelemahan rupiah pagi ini sejalan dengan pelemahan yang dialami sebagian besar mata uang Asia-Pasifik terhadap dolar AS.
Dari data yang telah diterima sementara tercatat, mata uang domestik pagi hari
ini berada di level Rp11.410/USD. Posisi ini menguat 8 poin dibanding
penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.418/USD.Posisi tersebut
terapresiasi dibanding posisi Jumat (8/11/2013) yang berada di level
Rp11.423/USD.
Kehabisan sentimen positif menyebabkan nilai tukar rupiah
tampaknya tak cukup bergairah untuk bergerak di zona hijaunya. Rupiah di atas target support Rp11.415. Rentang rupiah Rp11.418-11.390 mengacu kurs tengah BI. Menilik lajunya pekan lalu, pasca rebound sehari jelang akhir pekan,
rupiah kembali dihantam pelemahan. Padahal terdapat sentimen positif
dari kenaikan kepemilikan obligasi oleh asing.
Akan tetapi,
dengan dirilisnya kenaikan GDP dan penurunan klaim pengangguran Amerika
Seikat (AS) membuat spekulasi nantinya The Fed akan mempertimbangkan
untuk mempercepat tapering off stimulus The Fed, sehingga
pelaku pasar merespon negatif dan berimbas pada anjloknya rupiah dan
menutup sentimen positif tersebut.Adanya rilis data-data positif AS tersebut memperlihatkan seolah-olah shutdown yang sempat terjadi tidak banyak berpengaruh.
Adapun,
posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar
Rate (Jisdor) BI pada hari Jumat lalu berada di level Rp11.404/USD atau
melemah 15 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level
Rp11.389/USD.
No comments:
Post a Comment